Joko seorang pekerja peternak sapi perah tampak sedang murung di pos ronda ketika pak hansip datang. "Pagi Jok", sapa hansip. "Kok pagi-pagi sudah nongkrong disini, nggak kerja merah susu sapi seperti biasa?" "Nggak lagi pak, saya sudah dipecat", jawab Joko datar. "Lho kenapa? Ceritain dong", kata pak Hansip. "Ya. Tadi subuh saya mau mulai memerah salah satu sapi punya majikan saya di kandangnya", Joko mulai cerita. "Waktu ember susu hampir penuh eh embernya ditendang kaki belakang kanan si sapi sampai tumpah. Jadi kemudian saya ikat kaki belakang kanannya ke tiang sebelah kanan dengan tali lalu mulai memerah susunya lagi. Ketika ember susunya hampir penuh eh ditendang lagi sama si sapi sampai tumpah dengan kaki belakang kirinya. Oleh karena itu saya ikat kaki belakang kiri si sapi ke tiang yang sebelah kiri dengan tali. Saya mulai merah susunya lagi. Lagi asik-asiknya merah susu eh ditumpahin lagi sama si sapi, kali ini embernya dipukul dengan ekornya. Karena saya kehabisan tali akhirnya saya ikat ekor sapinya ke palang kayu yang di atas dengan ikat pinggang saya. Baru aja selesai mengikat ekornya ke atas tau-tau celana saya melorot dan pas pula majikan saya masuk ke kandang. Nah ketika itulah saya dipecat."
sumber: phi/fb

0 comments
Post a Comment